"Annyeong... Park Jiseok imnida," katanya dengan logat lembut yang bikin ruangan guru mendadak berubah jadi latar drakor. Aku kedip tiga kali. Dia senyum lebih lebar. Aduh, ini bukan drakor kan? Ini bukan prank kan? Ini hidupku biasanya lurus kayak penggaris, kenapa tiba-tiba menjorok begini? Sementara aku masih jabat tangan dia, suara Bu Aida tiba-tiba menggelegar. "Nah, mulai hari ini k…